ADVERTISEMENT

Volatilitas Pasar Keuangan Tetap Tinggi, Defisit Anggaran Mei Rp180 Triliun

2026-06-06
Volatilitas Pasar Keuangan Tetap Tinggi, Defisit Anggaran Mei Rp180 Triliun

Jakarta – Ashmore memprediksi volatilitas pasar keuangan akan tetap tinggi, sebuah kondisi yang diyakini dapat membantu memulihkan kepercayaan investor dan menjaga kredibilitas bank sentral. Prediksi ini muncul di tengah data anggaran negara yang menunjukkan dinamika pendapatan dan pengeluaran yang signifikan.

Berdasarkan data anggaran negara pada Mei 2026, terjadi pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan sebesar 19,1%. Meskipun demikian, pengeluaran juga mengalami kenaikan yang cukup besar, mencapai 34,4%. Kenaikan pengeluaran yang lebih tinggi dari pertumbuhan pendapatan ini berimplikasi pada defisit anggaran.

Defisit anggaran negara pada Mei 2026 tercatat sebesar Rp 180 triliun, atau setara dengan 0,7% dari total anggaran. Angka ini menjadi perhatian mengingat kondisi pasar keuangan yang dinilai masih rentan terhadap volatilitas. Analis memperkirakan bahwa pengelolaan anggaran yang hati-hati dan langkah-langkah stabilisasi ekonomi akan menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan pasar dan mengendalikan defisit di masa mendatang.

Ashmore menekankan pentingnya bank sentral dalam menjaga stabilitas keuangan dan memulihkan kepercayaan investor. Kredibilitas bank sentral dianggap sebagai faktor penting dalam menarik investasi dan menjaga nilai mata uang. Dengan volatilitas pasar yang diperkirakan masih tinggi, peran bank sentral menjadi semakin krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

Baca lebih lanjut
ADVERTISEMENT
Rekomendasi
Rekomendasi