ADVERTISEMENT

3 Kesalahan Keuangan Orang Tua di Awal Tahun Ajaran Baru

2026-06-07
3 Kesalahan Keuangan Orang Tua di Awal Tahun Ajaran Baru

Jakarta, IDN – Awal tahun ajaran baru seringkali memicu pengeluaran besar bagi orang tua. Namun, ada beberapa kesalahan keuangan umum yang kerap dilakukan, yang dapat berdampak jangka panjang pada kondisi finansial keluarga. Hal ini diungkapkan oleh perencana keuangan Aliyah Natasya.

Menurut Aliyah, ada tiga kesalahan fatal yang sering terjadi. Pertama, adalah penggunaan dana darurat untuk membiayai pengeluaran rutin seperti seragam sekolah, buku, atau biaya kursus. Dana darurat seharusnya dipisahkan dan hanya digunakan untuk kebutuhan mendesak yang tak terduga, bukan untuk pengeluaran yang bisa direncanakan sebelumnya.

Kesalahan kedua adalah terpengaruh oleh faktor gengsi atau keinginan untuk menyamai tetangga atau teman. Orang tua seringkali tergoda untuk membeli barang-barang mewah atau mengikuti kegiatan ekstrakurikuler mahal hanya karena ingin terlihat ‘kece’ di mata orang lain. Padahal, hal ini dapat membebani keuangan keluarga dan mengalihkan dana dari kebutuhan yang lebih penting.

“Banyak orang tua merasa tertekan untuk memberikan yang terbaik bagi anaknya, tetapi seringkali lupa untuk mempertimbangkan kemampuan finansial keluarga,” jelas Aliyah. “Prioritaskan kebutuhan dasar dan hindari pemborosan hanya untuk mengikuti tren atau tekanan sosial.”

Kesalahan ketiga adalah kurangnya perencanaan keuangan yang matang. Banyak orang tua yang baru menyadari pentingnya menabung atau berinvestasi ketika anak sudah mulai memasuki usia sekolah. Idealnya, perencanaan keuangan untuk pendidikan anak harus dimulai sejak dini, agar dana yang dibutuhkan dapat terkumpul secara bertahap.

Aliyah menyarankan agar orang tua mulai membuat anggaran keuangan yang realistis, memisahkan dana darurat, menghindari utang konsumtif, dan berinvestasi secara teratur untuk mencapai tujuan keuangan mereka. Dengan perencanaan yang baik, orang tua dapat memberikan pendidikan terbaik bagi anak tanpa mengorbankan kondisi keuangan keluarga.

Penting untuk diingat bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang, dan membutuhkan komitmen finansial yang berkelanjutan. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, orang tua dapat mengelola keuangan dengan lebih bijak dan memberikan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak mereka.

Baca lebih lanjut
ADVERTISEMENT
Rekomendasi
Rekomendasi